Order Lagi Sepi, Driver Ojol Ini Malah Ketipu Rp100 Juta

Uang tabungannya pun ludes dalam sekejap

Sudah jatuh tertimpa tangga. Ungkapan itu mungkin sangat tepat untuk menggambarkan kondisi yang tengah dialami oleh seorang driver ojek online satu ini. Bagaimana tidak, di tengah sepinya order yang diakibatkan oleh wabah COVID-19, pria bernama Muhammad Adkhan ini juga kehilangan uang sebanyak Rp100 juta. Padahal uang sebanyak itu merupakan hasil dia menabung selama 7 tahun.


Kisa pilu itu kemudian ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya @adkhan1106. Dalam kirimannya, Adkhan mengunggah foto dirinya yang tengah memegang Surat Laporan Polisi. Dia juga menulis sebuah caption yang menceritakan bagaimana dia bisa kehilangan uang tabungannya sebanyak Rp100 juta.

“Assalamualaikum, Wr. Wb. Perkenankan saya mau sedikit curhat," tulis Adkhan mengawali kisah pilunya.

"Ditengah sepinya Orderan Ojol, ada saja orang yg tega mendzolimi saya. Mereka mencuri uang tabungan di ATM saya,” sambungnya.

View this post on Instagram

Assalamualaikum, WR. WB Perkenankan saya mau sedikit curhat. Ditengah sepinya Orderan OJol, ada sja orng yg tega mendzolimi sya, mereka mencuri uang tabungan di ATM saya, modusnya dg cara menawarkan bantuan memasukan kartu dg mesin Atm yg sudh di ganjal, kejadian di pasar Tegal Danas Cikarang. Saya hanya bsa pasrah sama Allah SWT uang sebanyak 100jt itu hasil jerih payah selama 7thn yg didapat dari peluh keringat dan tetes air mata, sy sendiri sudah berusaha ihtiar melaporkan kepihak kepolisian yg berada di Cikarang pusat, polisi sudah bekerja secara maksimal namun masih menunggu dari pihak bank. Mohon doa ya kawan2, supaya sya cepat iklas, serta mendapatkan ganti yg lebih baik. Semoga orng yg mendzolimi saya cpt mendapatkan hidayah, dan sadar orang yg telah di dzolimi adalah tumpuan dan harapan keluarga d kampung halaman, Wasallamungalaikum, WR. WB #dramaojol_id #ojol #gojekindonesia #grabid #dramaojol #hitamputihtrans7 #detikcom #trib√ľn #liputan6 #metrotv #officialtrans7 #beritakebumen #nettv #rcti #urbancikarang #jokowi #maatercorbuzier #rubenonsu #raffiahmad #baimwong #officialhotmanparis #viralindonesia #cingire #kebumenkeren #cikaranghits #rumahuya #viralkamera #sahabatsurga #pamangrabtv

A post shared by Muhammad Adkhan (@adkhan1106) on



Lebih lanjut Adkhan kemudian menceritakan bagaimana modus si pelaku untuk bisa menguras isi tabungannya.

“Modusnya dengan cara menawarkan bantuan memasukan kartu dengan mesin ATM yang sudah di ganjal, kejadian di pasar Tegal Danas Cikarang,” jelasnya.

Kejadian itu pun sudah ia laporkan ke polisi. Meski begitu, Adkhan mengaku bahwa dia hanya bisa menyerahkan semuanya pada Allah SWT. Polisi pun juga sudah berusaha untuk mengusut tuntas kasus ini, namun masih menunggu pihak bank untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

“Saya hanya bisa pasrah sama Allah SWT uang sebanyak 100 juta itu hasil jerih payah selama 7 tahun yang didapat dari peluh keringat dan tetes air mata, saya sendiri sudah berusaha ikhtiar melaporkan kepihak kepolisian yg berada di Cikarang pusat,” ungkapnya pada posting-an itu.

“Polisi sudah bekerja secara maksimal namun masih menunggu dari pihak bank,” jelasnya.



erakhir, Adkhan menutup kisahnya dengan meminta doa kepada netizen. Alih-alih meminta doa agar uangnya lekas ketemu dan pelaku mendapatkan balasan, Adkhan justru meminta netizen mendoakannya agar cepat bisa ikhlas dan pelaku segera sadar.

“Mohon doa ya kawan2, supaya saya cepat ikhlas, serta mendapatkan ganti yg lebih baik. Semoga orang yg mendzolimi saya cepat mendapatkan hidayah, dan sadar orang yang telah di dzolimi adalah tumpuan dan harapan keluarga di kampung halaman,” pungkas driver ini.

Dari unggahan tersebut dapat dketahui bahwa ketika mengunggah fotonya di Instagram, driver ojol tersebut sedang berada di Kap. Bugel Salam, Tegal Danas, DeltaMas, Cikarang. Dalam kiriman tersebut juga dapat dilihat sebuah Surat Laporan Polisi bernomor LP/ 35 - CP/ K/ I/ 2020/ Restro Bks.

Dalam surat tersebut, tertera kronologis kasus penipuan tersebut. Awalnya Adkhan mendatangi sebuah ATM untuk mengambil uang, sekitar pukul 17:20 WIB.

Pada saat memasukkan ATM, kartu ATM tersebut sulit untuk masuk. Lalu, ia dibantu oleh seseorang yang tidak ia kenal yang antre di belakangnya. Pelaku membantunya memasukkan kartunya pada mesin, namun ketika ia cek saldo tidak bisa.

Ternyata kartu ATM milik ojol tersebut telah ditukar dengan kartu lain. Akhirnya driver ojol pindah ke ATM lain, namun tetap tidak bisa memeriksa saldo. Ia langsung menelpon bank terkait untuk memblokir nomor rekeningnya.

Keesokan harinya ia datang ke bank untuk mengganti kartu dan cek saldo. Namun yang terjadi adalah, dari pihak bank menjelaskan bahwa rekeningnya sudah melakukan transaksi senilai seratus juta rupiah.

Sumber: keepo.me