Janda ini Kaget Saat Cek Nama Calon Suaminya di Kodim, Tenyata Ditipu TNI Gadungan..!!!


Kasus penipuan yang menimpa seorang janda berinisial SM (39), warga Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan ini bukan hanya menyisakan rasa sakit yang amat mendalam, tapi juga kerugian materi.

Pasalnya, selama menjalin hubungan dengan Ari Wibowo (25) yang mengaku anggota TNI berpangkat kapten ini, SM sudah banyak mengeluarkan uang, hingga senominal puluhan juta, untuk membantu biaya pindah tugas pelaku dari Jakarta ke Kodim Pemalang.


“Korban mentransfer uang ke tersangka kurang lebih Rp 60 juta. Uang itu dikirim secara bertahap dari awal bulan Januari 2020 hingga Maret 2020. Korban mengirimkan uang karena terperdaya modus tersangka yang akan menikahi korban,” ungkap Kapolsek Kedungwuni AKP Prisandi Tiar, dikutip dari TribunJateng.com.

Adapun korban baru menyadari dirinya telah ditipu pada Februari 2020. Saat itu, Ari yang mengaku sudah pindah tugas di Kodim Pemalang selalu menghindar ketika diajak bertemu.

“Tersangka selalu beralasan sedang dinas di luar. Akhirnya, Senin (6/4/2020) sekira pukul 11.00, korban datang ke Kodim Pemalang. Dia menanyakan perihal anggota TNI bernama kapten Rendi. Dari keterangan anggota Kodim Pemalang, tidak ada nama itu. Saat itu juga, korban sada menjadi korban penipuan,” jelas Kapolsek.

Dengan dibantu anggota Koramil Taman, Kabupaten Pemalang, SM akhirnya berhasil menemukan sosok pria yang selama ini mengaku sebagai anggota TNI tersebut, di kediamannya di Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

“Saat itu juga, anggota Unit Reksrim Polsek Kedungwuni menjemput tersangka. Pelaku dibawa ke Polsek Kedungwuni untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolsek.

Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

“Agar kejadian serupa tidak terulang, kami imbau masyarakat jangan mudah percaya dengan seseorang yang baru dikenal. Lebih-lebih, diminta untuk mentransfer sejumlah uang,” tutup Kapolsek.