Komisioner KPAI Sebut Berenang di Kolam Bisa Bikin Wanita Hamil !!!


Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) lagi-lagi berulah. Kali ini, viral pernyataan Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty yang menyebut wanita bisa hamil saat berenang di kolam bersama pria.

Sitti menyebut, kehamilan itu terjadi secara tidak langsung. Ia bahkan menyebut kehamilan terjadi tanpa perlu penetrasi laki-laki kepada perempuan.

"Walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria yang terangsang dan mengeluarkan sperma. Hal itu dapat berindikasi hamil," kata Sitti, Jumat 21 Februari 2020.

Pernyataan ini viral di media sosial dan mendapat beragam respons dari netizen. Bahkan, berita ini dipublikasi oleh salah satu akun gosip ternama @lambe_turah.


Sebagian netizen menjadikan pernyataan Sitti sebagai sebuah candaan. Sebagian lainnya malah menanggapinya dengan komentar-komentar konyol.

"Jadi selama ini banyak anak haram hasil berenang bareng dong," tulis akun @revan_santosa.

"Sperma saya malah ada baling2nya, bisa terbang," tulis akun @sticker_whatsapp_ku.

"Biarin aja suka2 dia. Kalau gak gitu nanti dibilang gak kerja," tulis akun @ronsahman.

Wanita Bisa Hamil Bila Berenang Bersama Pria? Ini Kata Ahli Kandungan

Ketua KPAI Susanto mengaku sudah tahu soal adanya kabar viral tersebut. Susanto menegaskan sikap KPAI tidak sama dengan informasi yang beredar di media sosial.

"Kami sedang berusaha konfirmasi kebenaran berita tersebut kepada yang bersangkutan serta referensi jurnal yang ia sebut sebagai rujukan," kata Susanto kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).

Terkait hal tersebut dokter spesialis kandungan dari RS Jakarta, dr Ardiansjah Dara, SpOG, menjelaskan tidak mungkin seorang wanita bisa hamil hanya karena pria mungkin mengeluarkan sperma di kolam renang.

Menurut dr Dara sperma membutuhkan lingkungan tertentu untuk bertahan hidup sementara kolam renang bukan lingkungan yang ideal.

"Sperma itu ada suasana tertentunya. Ketika kena udara, nggak bertahan dia. Apalagi kena di air, kolam renang, nggak mungkin," jelas dr Dara beberapa waktu lalu.

Lain halnya kalau memang hubungan seksual terjadi. Ketika penetrasi terjadi, maka peluang kehamilan akan tetap ada sekali pun di kolam renang.

"Ya jangan-jangan hubungan seksualnya di kolam, nah ini mungkin bisa jadi (hamil). Cuma itu pun saya tidak pernah nemuin ya," tegasnya.