Ibu ini Selama Bertahun Tahun Selalu Menunggu Anak dan Cucunya Pulang, Ternyata Mereka Sudah Jadi Korban Pembunuhan


Penantian Misem (76), menunggu kedatanggan ketiga putra dan seorang cucunya selama bertahun-tahun berbuahkan pahit.

Karena ternyata anak-anak dan cucunya telah tewas terbunuh, yang merupakan perbuatan dari anaknya juga yang bernama Saminah alias Minah (53).

Ya, ini adalah kasus lanjutan dari penemuan empat kerangka manusia di kebun belakang rumah Misem di Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 24 Agustus 2019 lalu.

Minah, anak tertua Misem yang tinggal bersebelahan nekat menghabisi nyawa adik-adiknya, Supratno alias Ratno )51), Sugiono alias Yono (46), Heri Sutiawan alias Heri (41), dan keponakannya Vivin Dwi Loveana alias Vivin (22), anak dari Ratno, pada tahun 2014 karena warisan.

Dalam mengeksekusi keempat korban, Minah turut dibantu oleh kedua putranya, Irvan dan Putra.

Misem yang tinggal serumah dengan para korban pun sempat dievakuasi para tersangka ke rumah pelaku utama Minah.

“Saya diajak ke rumah sama Minah, mau ngapain? Katanya diajak ngobrol. Waktu ke rumah Minah enggak melihat Putra dan Irvan. Saya di ruang tamu Minah ada dua jam mungkin,” ujar Misem, yang dihadirkan sebagai saksi, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Rabu (5/2). Demikian dilansir today.line.me.

Sebagai seorang ibu yang memiliki insting kuat, Misem pun sempat kembali ke rumahnya. Namun, dua cucunya langsung menahannya.

“Saya disekap sininya, mulut ditutup sampai sakit sampai berdarah, tangan dan kaki diikat, yang ngikat Irvan sama Putra, terus dibawa ke tempat tidur. Saya mau dimatiin? (Irvan bilang) saya enggak bunuh emak, nggak dimatiin enggak, cuma diginiin doang,” lanjutnya.

Sejak peristiwa itu, Misem sudah tak lagi pernah bertemu dengan ketiga anak dan cucunya. Rasa rindu jelas kerap menghampirinya, namun dia tak bisa berbuat banyak, karena setiap kali menanyakan keberadaan para korban ke Minah, jawabannya keempat korban pergi merantau.

“Saya sering nanya-nanya, menunggu-nunggu enggak pulang-pulang tanya ke saudara dan tetangga. Tanya ke Minah jawabnya, ‘lagi kerja, nanti juga pulang’. Saya juga bingung kok enggak pernah pulang. Saya bingung, ingin ketemu,” tutur Misem.